Kompos merupakan hasil penguraian parsial dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik. Sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, pengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.
Tampilkan postingan dengan label Kompos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kompos. Tampilkan semua postingan
BIKIN KOMPOS BERAROMA BUAH, YUK!
Kompos yang ini cara pembuatannya bukan seperti kompos-kompos pada umumnya. Ini adalah kompos yang berbentuk cair. Boleh juga sih dibilang, bahwa ini adalah pupuk cair. Bahan utamanya cukup buah-buahan. Boleh buah apa saja yang penting sudah matang dan mengeluarkan aroma wangi.
MEMANFAATKAN SAMPAH RUMAH TANGGA
Kalau seandainya setiap komponen bangsa sadar akan lingkungan di sekitarnya, mungkin permasalahan sampah yang tengah dihadapi oleh kota-kota besar khususnya atau kita semua pada umumnya, tidak akan menjadikan momok yang menakutkan. Sebenarnya hal ini dapat diatasi mulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga dengan cara memanfaatkan sampah rumah tangga untuk dijadikan kompos. Sekali lagi, ini kalau kita sadar dan peduli akan lingkungan.
INDIGENOUS MICROORGANISM (IMO)
Why indigenous?
Natural farming rejects foreign microorganisms. It also rejects microorganisms that are produced mechanically or artificially or refined simply to increase their market values. No other microorganism adapts with the same strength and effectiveness as indigenous microorganisms that have lived in the local area for a long time. Domestic farmers who are used to buying commercial microorganisms are amazed at the effectiveness of homemade indigenous microorganism (IMO). The spread of IMOs and Fermented Plant Juice (FPJ) is giving a new vision for environment friendly agriculture in Asia. We can make microorganisms, widely considered to be one of the most important materials in sustainable agriculture, at home.
Natural farming rejects foreign microorganisms. It also rejects microorganisms that are produced mechanically or artificially or refined simply to increase their market values. No other microorganism adapts with the same strength and effectiveness as indigenous microorganisms that have lived in the local area for a long time. Domestic farmers who are used to buying commercial microorganisms are amazed at the effectiveness of homemade indigenous microorganism (IMO). The spread of IMOs and Fermented Plant Juice (FPJ) is giving a new vision for environment friendly agriculture in Asia. We can make microorganisms, widely considered to be one of the most important materials in sustainable agriculture, at home.
Langganan:
Postingan (Atom)